Bandung punya banyak pilihan sarapan, mulai dari nasi kuning, lontong kari, sampai kupat tahu. Tapi kalau ngomongin menu yang paling dicari saat pagi hari, bubur ayam tetap jadi salah satu favorit banyak orang.
Menariknya, setiap bubur di Bandung punya karakter berbeda. Ada yang terkenal karena kuah kaldu yang gurih, ada yang mempertahankan resep legendaris puluhan tahun, dan ada juga yang selalu ramai karena topping-nya yang melimpah.
Kalau kamu sedang mencari bubur ayam untuk sarapan sebelum jalan-jalan di Bandung, berikut beberapa rekomendasi yang sering jadi favorit warga lokal.
1. Bubur Ayam Gibbas — Legendaris dan Selalu Ramai Sejak Pagi
Kalau sering mencari rekomendasi bubur di Bandung, nama Bubur Ayam Gibbas hampir selalu masuk daftar. Yang membuat tempat ini terkenal adalah porsi topping yang melimpah. Mulai dari ayam suwir, cakwe, bawang goreng, daun bawang, hingga kerupuk disajikan dalam jumlah yang cukup banyak.
Tekstur buburnya juga lembut dengan rasa kaldu yang gurih tanpa berlebihan.
Lokasi: Jalan Kebon Jati, Bandung
Harga: sekitar Rp20.000–Rp35.000 per porsi
2. Bubur Ayam Bejo — Favorit Sarapan Warga Bandung
Bubur Ayam Bejo dikenal dengan cita rasa yang sederhana tetapi membuat banyak pelanggan kembali lagi. Kuah kaldunya terasa ringan namun tetap gurih. Potongan ayamnya cukup banyak dan tekstur buburnya tidak terlalu encer.
Tempat ini sering dipilih warga sekitar untuk sarapan sebelum beraktivitas karena porsinya pas dan harganya relatif terjangkau.
Lokasi: Area Lengkong, Bandung
Harga: sekitar Rp15.000–Rp25.000
3. Bubur Ayam Mang H. Oyo Tea — Salah Satu Bubur Legendaris Kota Bandung
Nama Mang H. Oyo sudah cukup dikenal di kalangan pecinta kuliner Bandung.
Bubur di sini terkenal dengan rasa yang khas dan topping ayam yang cukup melimpah. Selain itu, tambahan cakwe dan bawang goreng memberikan tekstur yang lebih kaya dalam setiap suapan.
Banyak pelanggan yang sudah menjadi langganan sejak puluhan tahun lalu.
Lokasi: Bandung
Harga: sekitar Rp20.000–Rp30.000
Waktu terbaik datang:
Pagi hari karena biasanya semakin siang semakin ramai.
4. Bubur Ayam Pak Otong — Bubur Klasik dengan Rasa Rumahan
Kalau suka bubur dengan rasa yang tidak terlalu berat, Bubur Ayam Pak Otong bisa jadi pilihan. Buburnya lembut dengan perpaduan ayam, seledri, bawang goreng, dan kuah kaldu yang cukup seimbang.
Suasananya juga masih terasa seperti tempat sarapan tradisional yang sederhana.
Lokasi: Bandung
Harga: sekitar Rp15.000–Rp25.000
5. Bubur Ayam Kang Eddy — Porsi Besar dan Topping Melimpah
Buat yang suka sarapan dengan porsi lebih mengenyangkan, Bubur Ayam Kang Eddy layak dicoba.Selain bubur yang cukup banyak, topping yang diberikan juga tidak pelit.
Perpaduan ayam, cakwe, kerupuk, dan kuah kaldu membuat rasanya semakin nikmat. Tempat ini cukup populer di kalangan pekerja dan mahasiswa yang membutuhkan sarapan sebelum memulai aktivitas.
Lokasi: Bandung
Harga: sekitar Rp18.000–Rp30.000
Kapan Waktu Terbaik Makan Bubur di Bandung?
Sebagian besar penjual bubur mulai buka sejak pagi hari dan beberapa bahkan sudah melayani pelanggan sejak subuh. Kalau ingin menikmati bubur dengan suasana yang lebih nyaman, datanglah antara pukul 06.30–08.00 pagi sebelum antrean semakin panjang.
Bandung punya banyak pilihan bubur ayam yang cocok untuk mengawali hari sebelum berwisata atau bekerja. Mulai dari yang legendaris seperti Bubur Ayam Gibbas hingga tempat langganan warga lokal, masing-masing menawarkan cita rasa yang berbeda dan layak dicoba setidaknya sekali.
Jadi kalau besok pagi bingung mau sarapan apa di Bandung, mungkin semangkuk bubur ayam hangat bisa jadi jawaban yang tepat. Info lebih lengkap mengenai WISATA JAWA BARAT Khususnya BANDUNG, bisa kunjungi tourbandung.co.id atau hubungi Whatsapp dan E-Mail kami
