Siapa, sih, yang gak suka sate? Makanan tusuk yang dibakar ini udah jadi favorit semua orang, dari yang muda sampai yang tua. Setiap ada pesta, acara, atau bahkan nongkrong di pinggir jalan, sate selalu jadi pilihan andalan, ya kan? Tapi, pernah kepikiran gak sih, makanan legendaris ini asalnya dari mana?
Meskipun udah jadi makanan paling Indonesia, ternyata sejarah sate itu ada sentuhan dari luar, lho. Para ahli kuliner menduga sate pertama kali muncul di Pulau Jawa, tapi ide tusuk-tusukan daging ini dipengaruhi oleh kebab dari pedagang Arab dan India yang datang ke Indonesia.
Pedagang-pedagang ini bawa kebiasaan mereka memanggang potongan daging kecil dengan rempah-rempah. Nah, orang Indonesia (khususnya di Jawa) ngambil ide itu, tapi diganti pakai bahan-bahan lokal yang lebih gampang ditemuin, kayak daging ayam, kambing, atau sapi. Biar gampang dibawa dan dijual, dagingnya ditusuk pakai bambu, terus dibakar di atas arang. Dari situ, sate jadi makanan jalanan yang merakyat banget.
Yang paling keren dari sate adalah bagaimana makanan ini berkembang jadi banyak banget versinya di setiap daerah. Beda kota, beda juga sate-nya!
- Ada Sate Madura yang paling terkenal, dengan saus kacangnya yang manis-gurih dan potongan daging ayam.
- Ada Sate Padang dari Sumatera Barat, yang dagingnya disiram pakai saus kental yang medok dan rempah-rempahnya super kuat.
- Ada juga Sate Maranggi dari Purwakarta, yang bumbunya udah meresap banget sampai gak perlu saus kacang lagi.
Setiap gigitan sate itu sebenarnya cerita tentang perjalanan kuliner yang panjang, dari adaptasi, inovasi, sampai akhirnya jadi identitas kita. Sate ini bukti kalau makanan bisa nyatuin banyak budaya dan rasa.
Jadi, dari semua jenis sate yang ada di Indonesia, mana nih yang paling jadi favorit kamu?
Info lebih lengkap mengenai WISATA JAWA BARAT Khususnya BANDUNG, bisa kunjungi tourbandung.co.id atau hubungi Whatsapp dan E-Mail kami
